Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Infografis BPS Republik Indonesia

Perkembangan Ekspor dan Impor Bulan Januari 2025(1)

Perkembangan Ekspor dan Impor Bulan Januari 2025(1)

2025-02-17

Nilai ekspor Indonesia Januari 2025 mencapai US$21,45 miliar atau turun 8,56 persen dibanding ekspor Desember 2024. Dibanding Januari 2024 nilai ekspor naik sebesar 4,68 persen. Ekspor nonmigas Januari 2025 mencapai US$20,40 miliar, turun 6,96 persen dibanding Desember 2024 namun naik 6,81 persen jika dibanding ekspor nonmigas Januari 2024.Nilai impor Indonesia Januari 2025 mencapai US$18,00 miliar, turun 15,18 persen dibandingkan Desember 2024 atau turun 2,67 persen dibandingkan Januari 2024. Impor migas Januari 2025 senilai US$2,48 miliar, turun 24,69 persen dibandingkan Desember 2024 atau turun 7,99 persen dibandingkan Januari 2024 Ssementara nonmigas Januari 2025 senilai US$15,52 miliar, turun 13,43 persen dibandingkan Desember 2024 atau turun 1,76 persen dibandingkan Januari 2024.

Download Infografis
IHPI versi baru

IHPI versi baru

Tanggal tidak tersedia

Indeks Harga Perdaganagn internasional Versi Baru

Download Infografis
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2024(1)

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2024(1)

2025-02-05

Perekonomian Indonesia 2024 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp22.139,0 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp78,6 juta atau USD4.960,3.Ekonomi Indonesia tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03 persen, melambat dibanding capaian tahun 2023 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,05 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Lainnya sebesar 9,80 persen. Sementara itu, pertumbuhan tertinggi dari sisi pengeluaran dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 12,48 persen.Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan IV-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 5,02 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,36 persen. Sementara itu, Komponen Ekspor Barang dan Jasa pada sisi pengeluaran mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,63 persen.Ekonomi Indonesia triwulan IV-2024 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 0,53 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 16,63 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 38,58 persen.Selama tahun 2024 kelompok provinsi di Pulau Jawa mewarnai struktur dan kinerja ekonomi Indonesia secara spasial dengan kontribusi sebesar 57,02 persen dan kinerja ekonomi yang mencatat pertumbuhan 4,92 persen (c-to-c).

Download Infografis
Perkembangan Transportasi Bulan Desember 2024(1)

Perkembangan Transportasi Bulan Desember 2024(1)

2025-02-03

Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Desember 2024 sebanyak 5,9 juta orang atau naik 19,29 persen dibanding kondisi pada November 2024. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 9,76 persen menjadi 1,7 juta orang. Jumlah barang yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik mengalami peningkatan sebesar 9,82 persen menjadi 61,5 ribu ton. Selama Januari–Desember 2024, jumlah penumpang domestik sebanyak 63,7 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 19,0 juta orang, masing-masing naik sebesar 1,76 persen dan 21,46 persen, dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut naik 9,07 persen menjadi 666,4 ribu ton.Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Desember 2024 tercatat 2,4 juta orang atau naik 17,40 persen dibanding November 2024. Jumlah barang yang diangkut naik 2,35 persen menjadi 34,1 juta ton. Selama Januari–Desember 2024, jumlah penumpang mencapai 25,9 juta orang atau naik 20,46 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2023, sementara jumlah barang yang diangkut naik 1,45 persen atau mencapai 379,2 juta ton.Jumlah penumpang kereta yang berangkat pada Desember 2024 sebanyak 45,8 juta orang atau naik 7,61 persen dibanding November 2024. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut dengan kereta mengalami peningkatan sebesar 4,86 persen menjadi 6,4 juta ton. Selama Januari–Desember 2024, jumlah penumpang mencapai 504,6 juta orang atau naik 17,81 persen dibanding periode yang sama tahun 2023. Hal yang sama untuk jumlah barang yang diangkut kereta naik 9,42 persen menjadi 73,5 juta ton.

Download Infografis
Indeks Harga Produsen Triwulan IV 2024(1)

Indeks Harga Produsen Triwulan IV 2024(1)

2025-02-03

Indeks Harga Produsen (IHP) umum sembilan sektor pada triwulan IV-2024 naik 0,59 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 1,77 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan triwulan IV-2024 naik 1,68 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 7,15 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pertambangan dan Penggalian triwulan IV-2024 naik 0,60 persen dibandingkan triwulan III-2024 (q-to-q) dan turun 2,02 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Industri Pengolahan triwulan IV-2024 naik 0,46 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 2,04 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pengadaan Listrik dan Gas triwulan IV-2024 turun 0,26 persen dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q) dan terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) turun 0,16 persen.IHP Sektor Pengelolaan Air triwulan IV-2024 naik 0,14 persen jika dibandingkan dengan triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 6,69 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Pengangkutan triwulan IV-2024 turun 0,11 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) turun 0,62 persen.IHP Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum triwulan IV-2024 naik 0,56 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 3,04 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).IHP Sektor Jasa Pendidikan triwulan IV-2024 naik 1,27 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y) naik 6,91 persen.IHP Sektor Jasa Kesehatan triwulan IV-2024 naik 0,70 persen terhadap triwulan III-2024 (q-to-q) dan naik 2,39 persen terhadap triwulan IV-2023 (y-on-y).

Download Infografis
Perkembangan Pariwisata Bulan Desember 2024(1)

Perkembangan Pariwisata Bulan Desember 2024(1)

2025-02-03

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2024 mencapai 1,24 juta kunjungan, naik 8,72 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Desember 2024 mencapai 101,08 juta perjalanan, naik 11,63 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Desember 2024 mencapai 810,44 ribu perjalanan, naik 19,13 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar di hotel bintang pada Desember 2024 mencapai 58,06 persen, turun 1,68 poin (y-on-y).

Download Infografis
Indeks Harga Perdagangan Besar Januari 2025(1)

Indeks Harga Perdagangan Besar Januari 2025(1)

2025-02-03

Pada Januari 2025, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 2,11 persen terhadapIHPB Januari 2024. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi ProdukMakanan, Minuman dan Tembakau; Tekstil, Pakaian dan Produk Kulit,yakni sebesar 2,78 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun(y-on-y) pada Januari 2025 antara lain: kelapa sawit (TBS), minyak goreng, SKM (rokok/sigaret kretek mesin), mesin cetak dan percetakan, serta kakao.Perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) dan tahun kalender (y-to-d)Januari 2025 sebesar 0,80 persen.Perubahan IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y)Januari 2025 sebesar 0,87 persen terhadap Januari 2024, antara laindisebabkan oleh kenaikan harga komoditas semen, aspal, kawat galbanibronjong, kayu gelondongan, dan atap aluminium (awning).

Download Infografis
Luas Panen dan Produksi Jagung di Indonesia 2024 (Angka Tetap)(1)

Luas Panen dan Produksi Jagung di Indonesia 2024 (Angka Tetap)(1)

2025-02-03

Luas panen jagung pipilan pada 2024 mencapai 2,55 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 72,56 ribu hektare atau 2,93 persen dibandingkan luas panen pada 2023 yang sebesar 2,48 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada 2024 sebanyak 15,14 juta ton, mengalami kenaikan sebanyak 364,48 ribu ton atau 2,47 persen dibandingkan pada 2023 yang sebanyak 14,77 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan kering periode Januari–Maret 2025 diperkirakan mencapai 0,85 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sebanyak 4,81 juta ton.

Download Infografis
Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 (Angka Tetap)(1)

Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 (Angka Tetap)(1)

2025-02-03

Luas panen padi pada 2024 mencapai sekitar 10,05 juta hektare, mengalami penurunan sebanyak 167,57 ribu hektare atau 1,64 persen dibandingkan luas panen padi di 2023 yang sebesar 10,21 juta hektare.Produksi padi pada 2024 yaitu sebesar 53,14 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 838,27 ribu ton atau 1,55 persen dibandingkan produksi padi di 2023 yang sebesar 53,98 juta ton GKG.Produksi beras pada 2024 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 30,62 juta ton, mengalami penurunan sebanyak 480,04 ribu ton atau 1,54 persen dibandingkan produksi beras di 2023 yang sebesar 31,10 juta ton.

Download Infografis
Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Beras Januari 2025(2)

Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Beras Januari 2025(2)

Tanggal tidak tersedia

Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.NTP nasional Januari 2025 sebesar 123,68 atau naik 0,73 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan kenaikan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 0,82 persen lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,09 persen.Pada Januari 2025, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami kenaikan tertinggi (3,64 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sulawesi Barat mengalami penurunan terbesar (2,54 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Januari 2025 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,03 persen yang utamanya disebabkan oleh kenaikan indeks pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Januari 2025 sebesar 126,54 atau naik 0,51 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Transaksi penjualan beras di penggilingan di 33 provinsi selama Januari 2025, tercatat transaksi beras kualitas premium 36,36 persen, kualitas medium 52,86 persen, kualitas submedium 9,31 persen, dan kualitas pecah 1,47 persen.Pada Januari 2025, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.112,00 per kg, naik sebesar 0,82 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp12.609,00 per kg atau naik sebesar 1,29 persen, beras kualitas submedium sebesar Rp12.721,00 atau naik sebesar 2,66 persen, dan rata-rata harga beras pecah di penggilingan sebesar Rp12.178,00 per kg atau turun sebesar 4,11 persen.Dibandingkan dengan Januari 2024, rata-rata harga beras di penggilingan pada Januari 2025 untuk kualitas premium, medium, submedium dan pecah masing-masing turun sebesar 3,98 persen; 4,39 persen; 2,25 persen; dan 7,44 persen.

Download Infografis