Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Inflasi year-on-year (y-on-y) pada September 2026 sebesar 3,28 persen.
2026-10-01
Pada September 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,31. Inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat provinsi terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar 7,59 persen dengan IHK sebesar 116,58, sedangkan terendah terjadi di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 2,55 persen dengan IHK sebesar 112,21. Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi pada tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 9,05 persen dengan IHK sebesar 121,70, sedangkan terendah terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan sebesar 1,04 persen dengan IHK sebesar 108,48.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada September 2026 tercatat sebesar 0,30 persen, sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada September 2026 tercatat sebesar 2,17 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada September 2026 tercatat sebesar 2,84 persen, dengan tingkat inflasi m-to-m sebesar 0,10 persen dan tingkat inflasi y-to-d sebesar 2,07 persen.
Download PDFPada September 2026, perubahan Indeks Harga PerdaganganBesar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 6,76 persen
2026-10-01
Pada September 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 6,76 persen terhadap IHPB September 2025. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi Bijih Besi dan Mineral; Listrik, Gas, dan Air, yakni sebesar 14,61 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun (y-on-y) pada September 2026 antara lain: solar industri, elpiji non subsidi, beras biasa, minyak pelumas, dan solar transportasi.Pada September 2026, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) naik sebesar 0,62 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 5,73 persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y) September 2026 sebesar 9,63 persen terhadap September 2025, antara lain disebabkan oleh kenaikan harga komoditas aspal, baja tulangan (besi beton), semen, batu pecahan, dan pasir.
Download PDFEkspor dan Impor Indonesia Agustus 2026 masing-masing tercatat USD 26,61 miliar dan USD 23,06 miliar
2026-10-01
Nilai ekspor Indonesia Januari–Agustus 2026 mencapai US$193,64 miliar atau naik 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 5,48 persen menjadi US$185,63 miliar. Sementara pada Agustus 2026, ekspor mencapai US$26,61 miliar, naik 6,72 persen dibanding Agustus 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Agustus 2026 naik 7,23 persen menjadi US$25,62 miliar.Nilai impor Indonesia Januari–Agustus 2026 mencapai US$186,39 miliar atau naik 19,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 16,83 persen menjadi US$157,09 miliar. Sementara pada Agustus 2026, impor mencapai US$23,06 miliar, naik 19,09 persen dibandingkan Agustus 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 17,20 persen menjadi US$19,53 miliar.Neraca perdagangan Indonesia Januari–Agustus 2026 mengalami surplus US$7,25 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$28,54 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$21,29 miliar.
Download PDFLuas Panen Jagung Pipilan Agustus 2026 naik 23,60 persen, Potensi Panen September–November diperkirakan 0,54 juta hektare
2026-10-01
Luas panen jagung pipilan pada Agustus 2026 sebesar 0,29 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,05 juta hektare atau 23,60 persen dibandingkan luas panen pada Agustus 2025 yang sebesar 0,23 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Agustus 2026 sebanyak 1,74 juta ton, naik sebanyak 0,34 juta ton atau 24,81 persen dibandingkan pada Agustus 2025 yang sebanyak 1,39 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode September–November 2026 diperkirakan sebesar 0,54 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode September–November 2026 diperkirakan sebanyak 3,49 juta ton.
Download PDFJumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri pada Agustus 2026 naik 7,25 persen.
2026-10-01
Pada Agustus 2026, penumpang angkutan udara domestik turun 3,43 persen menjadi 4,8 juta orang, penumpang internasional naik 7,25 persen menjadi 1,9 juta orang, dan barang domestik naik 1,86 persen menjadi 49,4 ribu ton. Selama Januari–Agustus 2026, penumpang domestik turun 3,51 persen, penumpang internasional turun 0,74 persen, dan barang domestik turun 12,57 persen.Penumpang angkutan laut domestik pada Agustus 2026 turun 15,19 persen menjadi 2,7 juta orang dan barang yang diangkut naik 1,27 persen menjadi 46,9 juta ton. Selama Januari–Agustus 2026, penumpang naik 3,14 persen dan barang naik 5,22 persen.Penumpang kereta pada Agustus 2026 turun 7,29 persen menjadi 48,3 juta orang, sedangkan barang naik 3,38 persen menjadi 6,7 juta ton. Selama Januari–Agustus 2026, penumpang kereta naik 7,62 persen dan barang naik 0,11 persen.Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada Agustus 2026 naik 0,84 persen menjadi 4,7 juta orang. Selama Januari–Agustus 2026, penumpang naik 8,59 persen.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) September 2026 sebesar 131,11 atau naik 1,49 persen
2026-10-01
NTP nasional September 2026 sebesar 131,11 atau naik 1,49 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 1,93 persen lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,44 persen. Pada September 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,53 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional September 2026 sebesar 135,68atau naik 1,76 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. Pada September 2026, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingansebesar Rp15.185 per kg, naik sebesar 0,81 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp14.018 per kg atau naik sebesar 0,87 persen.
Download PDFAgustus 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,60 juta kunjungan, jumlah perjalanan wisnus 104,30 juta, jumlah perjalanan wisnas 643,69 ribu, dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang 52,52 persen.
2026-10-01
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Agustus 2026 mencapai 1,60 juta kunjungan, naik 6,27 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Agustus 2026 mencapai 104,30 juta perjalanan, naik 11,47 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Agustus 2026 mencapai 643,69 ribu perjalanan, turun 6,02 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Agustus 2026 mencapai 52,52 persen, naik 2,01 persen poin (y-on-y).
Download PDFLuas panen padi pada Agustus 2026 sebesar 1,08 juta hektare dengan produksi padi sebanyak 5,46 juta ton Gabah Kering Giling (GKG)
2026-10-01
Luas panen padi pada Agustus 2026 sebesar 1,08 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,03 juta hektare atau 2,83 persen dibandingkan luas panen padi di Agustus 2025 yang sebesar 1,11 juta hektare.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada Agustus 2026 diperkirakan sebanyak 6,52 juta ton GKP, mengalami penurunan sebanyak 0,21 juta ton GKP atau 3,15 persen dibandingkan produksi padi GKP di Agustus 2025 yang sebanyak 6,73 juta ton GKP.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada Agustus 2026 diperkirakan sebanyak 5,46 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 0,17 juta ton GKG atau 2,94 persen dibandingkan produksi padi GKG di Agustus 2025 yang sebanyak 5,63 juta ton GKG.Produksi beras pada Agustus 2026 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sebanyak 3,15 juta ton beras, mengalami penurunan sebanyak 0,09 juta ton beras atau 2,90 persen dibandingkan produksi beras di Agustus 2025 yang sebanyak 3,24 juta ton beras.
Download PDFEkspor dan Impor Indonesia Juli 2026 masing-masing tercatat USD 26,22 miliar dan USD 26,09 miliar
2026-09-01
Nilai ekspor Indonesia Januari–Juli 2026 mencapai US$167,03 miliar atau naik 4,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 5,21 persen menjadi US$160,01 miliar. Sementara pada Juli 2026, ekspor mencapai US$26,22 miliar, naik 6,05 persen dibanding Juli 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Juli 2026 naik 6,84 persen menjadi US$25,43 miliar. Nilai impor Indonesia Januari–Juli 2026 mencapai US$163,33 miliar atau naik 19,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 16,78 persen menjadi US$137,56 miliar. Sementara pada Juli 2026, impor mencapai US$26,09 miliar, naik 27,02 persen dibandingkan Juli 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 23,83 persen menjadi US$22,33 miliar. Neraca perdagangan Indonesia Januari–Juli 2026 mengalami surplus US$3,70 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$22,45 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$18,75 miliar.
Download PDFJumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Juli 2026 naik 8,21 persen.
2026-09-01
Pada Juli 2026, penumpang angkutan udara domestik naik 6,91 persen menjadi 5,0 juta orang, penumpang internasional naik 6,00 persen menjadi 1,8 juta orang, dan barang domestik naik 8,02 persen menjadi 48,5 ribu ton. Selama Januari–Juli 2026, penumpang domestik turun 3,35 persen, penumpang internasional turun 0,74 persen, dan barang turun 13,22 persen.Penumpang angkutan laut domestik pada Juli 2026 naik 8,21 persen menjadi 3,2 juta orang dan barang yang diangkut naik 6,71 persen menjadi 46,0 juta ton. Selama Januari–Juli 2026, penumpang naik 2,50 persen dan barang naik 4,72 persen.Penumpang kereta pada Juli 2026 naik 5,21 persen menjadi 52,1 juta orang dan barang naik 1,46 persen menjadi 6,5 juta ton. Selama Januari–Juli 2026, penumpang kereta naik 7,85 persen dan barang turun 0,71 persen.Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada Juli 2026 turun 6,81 persen menjadi 4,6 juta orang. Selama Januari–Juli 2026, penumpang naik 7,16 persen.
Download PDF