Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Ekspor dan Impor Indonesia Februari 2026 masing-masing tercatat USD 22,17 miliar dan USD 20,89 miliar
2026-04-01
Nilai ekspor Indonesia Januari–Februari 2026 mencapai US$44,32 miliar atau naik 2,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 2,82 persen menjadi US$42,35 miliar. Sementara pada Februari 2026, ekspor mencapai US$22,17 miliar, naik 1,01 persen dibanding Februari 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Februari 2026 naik 1,3 persen menjadi US$21,09 miliar. Nilai impor Indonesia Januari–Februari 2026 mencapai US$42,09 miliar atau naik 14,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Sejalan dengan total impor, nilai impor nonmigas naik 17,49 persen menjadi US$36,93 miliar. Sementara pada Februari 2026, impor mencapai US$20,89 miliar, naik 10,85 persen dibandingkan Februari 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas naik 18,24 persen menjadi US$18,90 miliar. Neraca perdagangan Indonesia Januari–Februari 2026 mengalami surplus US$2,23 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$5,42 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$3,19 miliar.
Download PDFJanuari 2026, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama di Indonesia mencapai 1,01 juta kunjungan, jumlah perjalanan wisnus 102,04 juta, jumlah perjalanan wisnas 1,01 juta, dan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) di hotel bintang 47,53 persen.
2026-03-02
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui pintu masuk utama pada Januari 2026 mencapai 1,01 juta kunjungan, naik 1,11 persen (y-on-y). Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Januari 2026 mencapai 102,04 juta perjalanan, turun 0,93 persen (y-on-y).Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Januari 2026 mencapai 1,01 juta perjalanan, naik 1,65 persen (y-on-y).Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Januari 2026 mencapai 47,53 persen, turun 0,85 persen poin (y-on-y).
Download PDFIndeks Harga Ekspor Indonesia Naik 3,97% dan Indeks Harga Impor Indonesia Turun 0,11% pada Triwulan IV-2025 Dibandingkan Triwulan Sebelumnya
2026-03-02
Indeks Harga Ekspor (IHX) umum pada triwulan IV-2025 naik 3,97 persen terhadap triwulan III-2025 (q-to-q) dan naik 7,15 persen terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y).IHX kelompok migas triwulan IV-2025 turun 7,74 persen terhadap triwulan III-2025 (q-to-q) dan turun 4,68 persen terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y).IHX kelompok nonmigas triwulan IV-2025 naik 4,63 persen terhadap triwulan III-2025 (q-to-q) dan naik 7,82 persen terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y).Indeks Harga Impor (IHM) umum pada triwulan IV-2025 turun 0,11 persen terhadap triwulan III-2025 (q-to-q) dan naik 3,65 persen terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y).IHM kelompok migas triwulan IV-2025 turun 11,36 persen terhadap triwulan III-2025 (q-to-q) dan turun 9,31 persen terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y).IHM kelompok nonmigas triwulan IV-2025 naik 2,08 persen terhadap triwulan III-2025 (q-to-q) dan naik 6,22 persen terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y).
Download PDFPada Februari 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nasional tahun ke tahun sebesar 2,41 persen.
2026-03-02
Pada Februari 2026, perubahan Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)Umum Nasional tahun ke tahun (y-on-y) sebesar 2,41 persen terhadapIHPB Februari 2025. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Seksi HasilPertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yakni sebesar 5,51 persen.Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tahun ke tahun(y-on-y) pada Februari 2026 antara lain: beras biasa, jagung, bawangmerah, SKM (rokok/sigaret kretek mesin), dan telur konsumsi ayam ras.Pada Februari 2026, perubahan IHPB bulan ke bulan (m-to-m) naik sebesar0,80 persen, sedangkan menurut tahun kalender (y-to-d) naik sebesar 0,52persen.Perubahan IHPB Kelompok Bangunan/Konstruksi tahun ke tahun (y-on-y)Februari 2026 sebesar 3,30 persen terhadap Februari 2025, antara laindisebabkan oleh kenaikan harga komoditas kerikil, batu pecahan, pasir, kerangka/kusen pintu/jendela dari aluminium, dan tanah urug.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026 sebesar 125,45 atau naik 1,50 persen.
2026-03-02
NTP nasional Februari 2026 sebesar 125,45 atau naik 1,50 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 2,17 persen lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,65 persen.Pada Februari 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,91 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Februari 2026 sebesar 130,74 atau naik 2,02 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.Pada Februari 2026, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp14.317 per kg, naik sebesar 0,30 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp13.181 per kg atau turun sebesar 0,14 persen.
Download PDFPada Januari 2026, luas panen padi sebesar 0,57 juta hektare dengan produksi padi diperkirakan sebanyak 3,04 juta ton Gabah Kering Giling (GKG)
2026-03-02
Luas panen padi pada Januari 2026 sebesar 0,57 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,15 juta hektare atau 35,72 persen dibandingkan luas panen padi di Januari 2025 yang sebesar 0,42 juta hektare.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Panen (GKP) pada Januari 2026 diperkirakan sebanyak 3,63 juta ton GKP, mengalami kenaikan sebanyak 1,02 juta ton GKP atau 39,29 persen dibandingkan produksi padi GKP di Januari 2025 yang sebanyak 2,61 juta ton GKP.Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) pada Januari 2026 diperkirakan sebanyak 3,04 juta ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 0,85 juta ton GKG atau 38,69 persen dibandingkan produksi padi GKG di Januari 2025 yang sebanyak 2,20 juta ton GKG.Produksi beras pada Januari 2026 untuk konsumsi pangan penduduk diperkirakan sebanyak 1,75 juta ton beras, mengalami kenaikan sebanyak 0,49 juta ton beras atau 38,56 persen dibandingkan produksi beras di Januari 2025yang sebanyak 1,26 juta ton beras.
Download PDFInflasi year-on-year (y-on-y) pada Februari 2026 sebesar 4,76 persen.
2026-03-02
Pada Februari 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 4,76 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,50. Inflasi y-on-y tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Provinsi Aceh sebesar 6,94 persen dengan IHK sebesar 113,96 dan terendah terjadi di Provinsi Papua Pegunungan sebesar 0,63 persen dengan IHK sebesar 115,90. Sementara itu, inflasi y-on-y tertinggi di tingkat kabupaten/kota terjadi di Kabupaten Aceh Tengah sebesar 8,44 persen dengan IHK sebesar 117,24 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 0,63 persen dengan IHK sebesar 115,90.Tingkat inflasi month-to-month (m-to-m) pada Februari 2026 sebesar 0,68 persen sedangkan tingkat inflasi year to date (y-to-d) pada Februari 2026 sebesar 0,53 persen.Tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Februari 2026 sebesar 2,63 persen; dengan inflasi m-to-m sebesar 0,42 persen; dan inflasi y-to-d sebesar 0,80 persen.
Download PDFEkspor dan Impor Indonesia Januari 2026 masing-masing tercatat USD 22,16 miliar dan USD 21,20 miliar
2026-03-02
Pada Januari 2026, nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar, naik 3,39 persen dibanding Januari 2025. Demikian juga dengan ekspor nonmigas Januari 2026 naik 4,38 persen menjadi US$21,26 miliar. Pada Januari 2026, nilai impor mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21 persen dibandingkan Januari 2025. Demikian juga dengan impor nonmigas Januari 2026 naik 16,71 persen menjadi US$18,04 miliar. Neraca perdagangan Indonesia Januari 2026 mengalami surplus US$0,95 miliar yang berasal dari surplus sektor nonmigas US$3,22 miliar, sementara sektor migas defisit senilai US$2,27 miliar.
Download PDFPenumpang angkutan laut domestik pada Januari 2026 turun 0,45 persen.
2026-03-02
Pada Januari 2026, penumpang angkutan udara domestik turun 9,94 persen menjadi 4,9 juta orang, penumpang internasional turun 1,02 persen menjadi 1,8 juta orang, dan barang domestik turun 7,21 persen menjadi 52,8 ribu ton.Penumpang angkutan laut domestik pada Januari 2026 turun 0,45 persen menjadi 2,6 juta orang dan barang yang diangkut turun 18,50 persen menjadi 37,5 juta ton.Penumpang kereta pada Januari 2026 turun 5,10 persen menjadi 48,1 juta orang dan barang turun 19,21 persen menjadi 5,3 juta ton.Penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan pada Januari 2026 turun 8,72 persen menjadi 4,3 juta orang.
Download PDFLuas Panen dan Produksi Jagung Pipilan Januari 2026 Meningkat Sekitar 11 persen
2026-03-02
Luas panen jagung pipilan pada Januari 2026 sebesar 0,24 juta hektare, mengalami kenaikan sebesar 0,02 juta hektare atau 11,17 persen dibandingkan luas panen pada Januari 2025 yang sebesar 0,22 juta hektare.Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Januari 2026 diperkirakan sebanyak 1,38 juta ton, naik sebanyak 0,14 juta ton atau 11,09 persen dibandingkan pada Januari 2025 yang sebanyak 1,25 juta ton.Potensi luas panen jagung pipilan periode Februari–April 2026 diperkirakan sebesar 0,81 juta hektare, dengan potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen periode Februari –April 2026 diperkirakan sebesar 4,60 juta ton.
Download PDF