Berita Statistik BPS Republik Indonesia
Nilai Tukar Petani (NTP) Juni 2017 Sebesar 100,53 Atau Naik 0,38 Persen
2017-07-03
NTP nasional Juni 2017 sebesar 100,53 atau naik 0,38 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,60 persen lebih besar dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,22 persen.Pada Juni 2017, NTP Provinsi Banten mengalami kenaikan tertinggi (1,34 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar (1,42 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Juni 2017 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,22 persen disebabkan oleh naiknya enam dari tujuh kelompok penyusun indeks konsumsi rumah tangga. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Juni 2017 sebesar 109,59 atau naik 0,41 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.
Download PDFJumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Mei 2017 mencapai 1.16 Juta
2017-07-03
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia Mei 2017 naik 26,66 persen dibanding jumlah kunjungan pada Mei 2016, yaitu dari 915,21 ribu kunjungan menjadi 1,16 juta kunjungan. Demikian juga jika dibandingkan dengan April 2017, jumlah kunjungan wisman pada Mei 2017 mengalami kenaikan sebesar 1,49 persen. Secara kumulatif (Januari–Mei) 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 5,36 juta kunjungan atau naik 20,85 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 4,43 juta kunjungan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Mei 2017 mencapai rata-rata 56,07 persen atau naik 0,61 poin dibandingkan dengan TPK Mei 2016 yang tercatat sebesar 55,46 persen. Begitu pula jika dibanding TPK April 2017, TPK hotel klasifikasi bintang pada Mei 2017 naik 0,93 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang di Indonesia selama Mei 2017 tercatat sebesar 1,99 hari, terjadi kenaikan 0,24 poin jika dibandingkan keadaan Mei 2016.
Download PDFJuni 2017 harga grosir turun 0,07%
2017-07-03
Pada Juni 2017 Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nonmigas atau indeks harga grosir/agen turun sebesar 0,07 persen terhadap bulan sebelumnya. Penurunan IHPB tertinggi terjadi pada Kelompok Barang Ekspor Nonmigas sebesar 0,75 persen.IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Juni 2017 naik sebesar 0,15 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan kenaikan harga komoditas bak dan tangki sebesar 1,27 persen, batu hias dan bangunan 0,86 persen, tanah urug 0,71 persen, pipa dan assesoriesnya 0,53 persen, serta cat dan cat dasar 0,21 persen.IHPB Bahan Baku, Barang Konsumsi, dan Barang Modal pada Mei 2017 masing-masing mengalami penurunan sebesar 0,10 persen, 0,38 persen, dan 0,02 persen terhadap bulan sebelumnya.
Download PDFJuni 2017 terjadi inflasi 0,69 persen
2017-07-03
Pada Juni 2017 terjadi inflasi sebesar 0,69 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 129,72. Dari 82 kota IHK, 79 kota mengalami inflasi dan 3 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 4,48 persen dengan IHK sebesar 150,91 dan terendah terjadi di Merauke sebesar 0,12 persen dengan IHK 135,57. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Singaraja sebesar 0,64 persen dengan IHK sebesar 136,45 dan terendah terjadi di Denpasar sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 125,57.Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan sebesar 0,69 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,39 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,75 persen; kelompok sandang sebesar 0,78 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,34 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,07 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,27 persen. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juni) 2017 sebesar 2,38 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juni 2017 terhadap Juni 2016) sebesar 4,37 persen. Komponen inti pada Juni 2017 mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Juni) 2017 mengalami inflasi sebesar 1,59 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juni 2017 terhadap Juni 2016) sebesar 3,13 persen.
Download PDFMei 2017 Rupiah Terdepresiasi 0,26 Persen Terhadap Dolar Amerika
2017-06-15
Rupiah terdepresiasi 0,26 persen terhadap dolar Amerika pada Mei 2017. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Amerika terjadi pada minggu kedua Mei 2017 yang mencapai Rp13.319,55 per dolar Amerika. Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sulawesi Tengah yang mencapai Rp13.381,84 per dolar Amerika pada minggu kedua Mei 2017.Rupiah terapresiasi 0,86 persen terhadap dolar Australia pada Mei 2017. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap dolar Australia terjadi pada minggu kedua Mei 2017 yang mencapai Rp9.820,18 per dolar Australia. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp9.645,13 per dolar Australia pada minggu kedua Mei 2017.Rupiah terapresiasi 0,08 persen terhadap yen Jepang pada Mei 2017. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap yen Jepang terjadi pada minggu kedua Mei 2017 yang mencapai Rp116,91 per yen Jepang. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs tengah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mencapai Rp110,50 per yen Jepang pada minggu kedua Mei 2017.Rupiah terdepresiasi 2,71 persen terhadap euro pada Mei 2017. Level terendah rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah terhadap euro terjadi pada minggu keempat Mei 2017 yang mencapai Rp14.854,91 per euro. Sedangkan menurut provinsi, level terendah kurs tengah terjadi di Provinsi Sumatera Utara yang mencapai Rp14.999,17 per euro pada minggu kelima Mei 2017.
Download PDFUpah nominal harian buruh tani nasional Mei 2017 naik sebesar 0,29%
2017-06-15
Upah nominal harian buruh tani nasional pada Mei 2017 naik sebesar 0,29 persen dibanding upah buruh tani April 2017, yaitu dari Rp49.638,00 menjadi Rp49.782,00 per hari. Upah riil mengalami penurunan sebesar 0,45 persen. Upah nominal harian buruh bangunan (tukang bukan mandor) pada Mei 2017 naik 0,26 persen dibanding upah April 2017, yaitu dari Rp83.740,00 menjadi Rp83.958,00 per hari. Upah riil mengalami penurunan sebesar 0,13 persen.
Download PDFEkspor Indonesia Mei 2017 mencapai US$14,29 miliar dan Impor Mei 2017 mencapai US$13,82 miliar
2017-06-15
EksporNilai ekspor Indonesia Mei 2017 mencapai US$14,29 miliar atau meningkat 7,62 persen dibanding ekspor April 2017. Sementara dibanding Mei 2016 meningkat 24,08 persen. Ekspor nonmigas Mei 2017 mencapai US$13,02 miliar, naik 6,37 persen dibanding April 2017, sedangkan dibanding ekspor Mei 2016 naik 23,34 persen. Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari?Mei 2017 mencapai US$68,26 miliar atau meningkat 19,93 persen dibanding periode yang sama tahun 2016, sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$61,98 miliar atau meningkat 20,10 persen. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Mei 2017 terhadap April 2017 terjadi pada mesin-mesin/pesawat mekanik sebesar US$178,2 juta (43,81 persen), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$115,9 juta (6,47 persen). Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari?Mei 2017 naik 16,22 persen dibanding periode yang sama tahun 2016, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 28,54 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 45,46 persen. Ekspor nonmigas Mei 2017 terbesar adalah ke Amerika Serikat yaitu US$1,53 miliar, disusul Tiongkok US$1,51 miliar dan India US$1,28 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 33,14 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar US$1,39 miliar. Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari?Mei 2017 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$11,68 miliar (17,11 persen), diikuti Jawa Timur US$7,52 miliar (11,02 persen) dan Kalimantan Timur US$7,13 miliar (10,45 persen). ImporNilai impor Indonesia Mei 2017 mencapai US$13,82 miliar atau naik 15,67 persen dibanding April 2017, namun jika dibandingkan Mei 2016 meningkat 24,03 persen. Impor nonmigas Mei 2017 mencapai US$12,00 miliar atau naik 16,49 persen dibanding April 2017, namun jika dibanding Mei 2016 meningkat 26,65 persen. Impor migas Mei 2017 mencapai US$1,82 miliar atau naik 10,54 persen dibanding April 2017, sedangkan jika dibanding Mei 2016 meningkat 9,10 persen. Peningkatan impor nonmigas terbesar Mei 2017 dibanding April 2017 adalah golongan mesin dan peralatan mekanik US$274,6 juta (17,64 persen), sedangkan penurunan terbesar adalah golongan kapal laut dan bangunan terapung US$58,4 juta (54,02 persen). Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Mei 2017 ditempati oleh Tiongkok dengan nilai US$13,67 miliar (26,12 persen), Jepang US$5,82 miliar (11,12 persen), dan Thailand US$3,77 miliar (7,21 persen). Impor nonmigas dari ASEAN 20,77 persen, sementara dari Uni Eropa 9,21 persen. Nilai impor semua golongan penggunaan barang baik barang konsumsi, bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari-Mei 2017 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing 11,78 persen, 17,63 persen, dan 9,13 persen.
Download PDFIndeks Perilaku Anti Korupsi Indonesia Pada Tahun 2017 Sebesar 3,71
2017-06-15
Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia tahun 2017 sebesar 3,71 pada skala 0 sampai 5. Angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2015 sebesar 3,59. Nilai indeks semakin mendekati 5 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin anti korupsi, sebaliknya nilai IPAK yang semakin mendekati 0 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin permisif terhadap korupsi.IPAK disusun berdasarkan dua dimensi yakni persepsi dan pengalaman. Pada 2017, baik indeks persepsi maupun indeks pengalaman meningkat. IPAK masyarakat perkotaan lebih tinggi (3,86) dibanding masyarakat perdesaan (3,53). Semakin tinggi pendidikan, semakin anti korupsi: IPAK penduduk berpendidikan SLTP ke bawah sebesar 3,58; SLTA sebesar 3,99; dan di atas SLTA sebesar 4,09.
Download PDFNilai Tukar Petani (NTP) Mei 2017 Sebesar 100,15 atau Naik 0,14 Persen
2017-06-02
NTP nasional Mei 2017 sebesar 100,15 atau naik 0,14 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,73 persen lebih besar dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,59 persen.Pada Mei 2017, NTP Provinsi Jawa Barat mengalami kenaikan tertinggi (1,05 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar (1,91 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.Pada Mei 2017 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,74 persen disebabkan oleh naiknya enam dari tujuh kelompok penyusun indeks konsumsi rumah tangga. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Mei 2017 sebesar 109,15 atau naik 0,49 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.
Download PDFJumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia April 2017 naik 26,75 persen dibanding April 2016
2017-06-02
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia April 2017 naik 26,75 persen dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 901,09 ribu kunjungan menjadi 1,14 juta kunjungan. Begitupula jika dibandingkan dengan Maret 2017, mengalami kenaikan sebesar 7,09 persen.Secara kumulatif (Januari–April) 2017, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 4,20 juta kunjungan atau naik 19,34 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman April 2016 yang berjumlah 3,52 juta kunjungan.Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada April 2017 mencapai rata-rata 55,14 persen atau naik 0,76 poin dibandingkan dengan TPK April 2016 yang tercatat sebesar 54,38 persen. Begitu pula jika dibanding TPK Maret 2017, TPK hotel klasifikasi bintang pada April 2017 naik 0,44 poin.Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang di Indonesia selama April 2017 tercatat sebesar 1,84 hari, terjadi penurunan 0,04 poin jika dibandingkan keadaan April 2016.
Download PDF