Logo BPS
BPS REPUBLIK INDONESIA

Berita Statistik BPS Republik Indonesia

Nilai Ekspor-Impor Indonesia Bulan Agustus 2003

Nilai Ekspor-Impor Indonesia Bulan Agustus 2003

2003-10-01

"Nilai ekspor Indonesia bulan Agustus 2003 mencapai US$ 4,97 milyar. Walaupun mengalami penurunan 5,35 persen dibanding bulan lalu, tetapi tetap lebih tinggi 0,86 persen dibanding ekspor Agustus 2002. Secara kumulatif ekspor Januari Agustus 2003 masih meningkat 8,75 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Nilai impor Indonesia bulan Agustus 2003 mencapai US$ 2,72 milyar, atau meningkat 6,93 persen dibanding impor bulan Juli sebesar US$ 2,54 milyar, sedangkan selama JanuariAgustus 2003 nilai impor mencapai US$ 21,28 milyar atau meningkat 9,54 persen dibanding impor periode yang sama tahun 2002 sebesar US$ 19,42 milyar. "

Download PDF
Inflasi Bulan September 2003 Sebesar 0,36 %

Inflasi Bulan September 2003 Sebesar 0,36 %

2003-10-01

"ada kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikutPada bulan September 2003 terjadi inflasi 0,36 persen. Dari 43 kota IHK tercatat 31 kota mengalami inflasi, dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Balikpapan sebesar 2,49 persen, dan inflasi terendah di Sampit 0,04 persen. Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Padang Sidempuan sebesar 1,85 persen dan deflasi terkecil di Kupang 0,03 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga p: kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau sebesar 0,34 persen, kelompok perumahan 1,03 persen, kelompok sandang 0,64 persen, kelompok kesehatan 0,63 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 1,62 persen, dan kelompok transpor & komunikasi 0,05 persen. Sedangkan kelompok bahan makanan mengalami penurunan harga sebesar 0,52 persen. Laju inflasi tahun kalender (Januari-September) 2003 sebesar 2,48 persen, sedangkan inflasi year on year (September 2003 terhadap September 2002) sebesar 6,20 persen. "

Download PDF
Harga Produsen Gabah Bulan Agustus 2003

Harga Produsen Gabah Bulan Agustus 2003

2003-09-01

"Pada bulan Agustus 2003, rata-rata harga gabah ditingkat penggilingan untuk kualitas gabah kering giling(GKG) dan gabah kering panen (GKP) berada diatas harga pembelian pemerintah (HPP), sedangkan harga gabah kering simpan (GKS) masih berada dibawah HPP. Dibanding Juli 2003, semua jenis kualitas gabah mengalami kenaikan harga, yaitu GKG naik 13,33 persen; GKS naik 3,66 persen; GKP naik 7,83 persen; dan gabah di luar kualitas naik 7,68 persen. Persentase harga gabah ditingkat petani yang dibawah HPP turun, yaitu dari 64,86 % pada Juli 2003 menjadi 54,94 % pada Agustus 2003. Persentase gabah petani yang di luar kualitas juga turun, yaitu dari 17,91 % pada Juli menjadi 10,91 % pada Agustus 2003. "

Download PDF
NTP Nasional Bulan Juni 2003 Turun 1,54%

NTP Nasional Bulan Juni 2003 Turun 1,54%

2003-09-01

"Pada bulan Juni 2003, harga rata-rata barang dan jasa yang dikonsumsi rumahtangga pedesaan di Indonesia turun 1,73 persen. Sedangkan petani tanaman pangan hanya mampu menjual hasil produksinya 3,63 persen lebih rendah dibanding harga bulan Mei 2003. Sehingga, Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juni 2003 secara nasional turun 1,54 persen, yaitu dari 119,18 menjadi 117,34. Penurunan relatif kesejahteraan petani ini sudah berlangsung sejak Pebruari 2003. Dari 17 propinsi yang diamati selama bulan Juni 2003, terdapat 9 propinsi yang NTPnya di atas 100 dan 8 propinsi NTPnya di bawah 100. NTP tertinggi terjadi di Nusa Tenggara Timur (156,97) dan terendah di Lampung (72,66). "

Download PDF
Pariwisata dan Transportasi Nasional Bulan Juli 2003

Pariwisata dan Transportasi Nasional Bulan Juli 2003

2003-09-01

"Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia melalui 13 pintu masuk pada bulan Juli 2003 mencapai 365,0 ribu orang, atau naik tajam 21,71 persen dibanding jumlah wisman bulan Juni 2003 sebesar 299,9 ribu orang. Jumlah wisman yang datang ke Bali pada bulan Juli 2003 ini juga mengalami kenaikan dari 85,7 ribu orang menjadi 117,6 ribu orang, atau naik 37,29 persen. Jumlah penumpang kereta api bulan Juli 2003 mencapai 14,0 juta orang, yang berarti naik 10,56 persen dibanding bulan Juni 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 1,35 juta ton, atau naik tipis 0,8 persen. Selama Januari-Juli 2003, jumlah penumpang mencapai 87,3 juta orang dan barang 9,02 juta ton, atau masing-masing menurun 17,40 persen dan 10,48 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. "

Download PDF
Nilai Ekspor-Impor Indonesia Bulan Juli 2003

Nilai Ekspor-Impor Indonesia Bulan Juli 2003

2003-09-01

"Nilai ekspor Indonesia bulan Juli 2003 kembali menembus angka US$ 5 milyar, tepatnya mencapai US$ 5,25 milyar. Walaupun mengalami penurunan tipis 0,64 persen dibanding bulan lalu, tetapi tetap lebih tinggi 4,97 persen dibanding ekspor Juli 2002. Secara kumulatif ekspor Januari - Juli 2003 masih meningkat 9,83 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Nilai impor Indonesia bulan Juli 2003 mencapai US$ 2,54 milyar, atau meningkat 4,56 persen dibanding impor bulan lalu sebesar US$ 2,43 milyar, sedangkan selama Januari - Juli 2003 nilai impor mencapai US$ 18,54 milyar atau meningkat 11,70 persen dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 16,60 milyar. "

Download PDF
Inflasi Bulan Agustus 2003 Sebesar 0,84 %

Inflasi Bulan Agustus 2003 Sebesar 0,84 %

2003-09-01

"Pada bulan Agustus 2003 terjadi inflasi 0,84 persen. Dari 43 kota IHK tercatat 32 kota mengalami inflasi, dan 11 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Banda Aceh sebesar 2,95 persen, dan inflasi terendah di Mataram 0,02 persen. Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Jambi sebesar minus 0,80 persen dan deflasi terkecil di Bengkulu minus 0,04 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pada kelompok-kelompok barang dan jasa sebagai berikut: kelompok bahan makanan sebesar 0,15 persen, kelompok perumahan 0,61 persen, kelompok sandang 0,28 persen, kelompok kesehatan 0,23 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga yang mencapai 7,82 persen, dan kelompok transpor & komunikasi 0,09 persen. Sedangkan kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau mengalami penurunan harga sebesar minus 0,11 persen. Laju inflasi tahun kalender (Januari-Agustus) 2003 sebesar 2,11 persen, sedangkan inflasi year on year (Agustus 2003 terhadap Agustus 2002) sebesar 6,38 persen. "

Download PDF
ITB dan ITK Triwulan II-2003 Diatas Angka 100

ITB dan ITK Triwulan II-2003 Diatas Angka 100

2003-08-15

"Indeks Tendensi Bisnis (ITB) pada triwulan II-2003 (April-Juni 2003) untuk Jabotabek, Luar Jabotabek dan rata-rata untuk Indonesia berada diatas angka 100, yaitu masing-masing 111,55, 102,73, dan 105,16. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi bisnis untuk Jabotabek, Luar Jabotabek, dan rata-rata untuk Indonesia pada triwulan II-2003 meningkat dibanding triwulan I-2003 (Januari-Maret 2003). Indeks Tendensi Konsumen (ITK) triwulan II-2003 (April-Juni 2003) di Jabotabek diatas angka 100, yaitu 117,28. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi ekonomi konsumen pada triwulan II-2003 di Jabotabek meningkat dibanding triwulan I-2003 (Januari-Maret 2003). "

Download PDF
PDB Indonesia Triwulan II Tahun 2003 Meningkat Sebesar 1,59%

PDB Indonesia Triwulan II Tahun 2003 Meningkat Sebesar 1,59%

2003-08-15

"PDB Indonesia pada triwulan II tahun 2003 meningkat sebesar 1,59 persen dibanding triwulan I tahun 2003. Peningkatan tersebut bersumber dari semua sektor ekonomi. PDB Indonesia pada triwulan II tahun 2003 dibanding triwulan yang sama tahun 2002 mengalami pertumbuhan sebesar 3,76 persen. Secara kumulatif, PDB semester pertama tahun 2003 dibandingkan dengan semester pertama tahun 2002 meningkat sebesar 3,62 persen. "

Download PDF
Harga Produsen Gabah Bulan Juli 2003

Harga Produsen Gabah Bulan Juli 2003

2003-08-01

Dari 592 pemantauan harga gabah di 15 propinsi pada Juli 2003, diperoleh data harga gabah terendah ditingkat petani sebesar Rp. 900,00/kg dijumpai di Jawa Tengah (IR-64) dan Nusa Tenggara Barat (IR-66) dengan kualitas GKP . Sedangkan harga tertinggi sebesar Rp. 1.900,00/kg (di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, varietas Siam, kualitas GKS). Secara rata-rata harga ditingkat petani dan penggilingan untuk semua kualitas berada di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). Observasi kualitas GKG hanya 1 (satu) observasi yaitu di Nusa Tenggara Timur. Persentase harga gabah ditingkat petani yang berada dibawah HPP semakin meningkat, yaitu dari 57,14 % pada Juni menjadi 64,86 % pada Juli 2003. Persentase gabah yang diluar kualitas juga meningkat, yaitu dari 15,87 % pada Juni menjadi 17,91 % pada Juli 2003.

Download PDF