Berita Statistik BPS Republik Indonesia
PDB Indonesia Triwulan III-2003 Meningkat 2,93%
2003-11-17
"PDB Indonesia pada triwulan III tahun 2003 meningkat sebesar 2,93 persen terhadap triwulan II tahun 2003. Pertumbuhan PDB triwulan III tahun 2003 ini terjadi pada semua sektor ekonomi. PDB Indonesia pada triwulan III tahun 2003 dibandingkan triwulan yang sama tahun 2002 mengalami pertumbuhan sebesar 3,93 persen. Secara kumulatif, pertumbuhan PDB triwulan I sampai dengan triwulan III tahun 2003 tumbuh sebesar 3,69 persen dibandingkan dengan triwulan I sampai dengan triwulan III Tahun 2002. "
Download PDFHarga Produsen Gabah Oktober 2003
2003-11-03
Berdasarkan 659 observasi gabah di 13 propinsi pada Oktober 2003, harga gabah terendah ditingkat petani adalah Rp.1.000,00/kg dijumpai di Jawa Barat (IR-64, kualitas Gabah Kering Panen), dan di NTB (IR-66, kualitas Gabah Kering Simpan). Sedangkan harga tertinggi sebesar Rp.1.650,00/kg di Jawa Barat (IR-64, kualitas gabah kering simpan). Secara umum, harga dan kualitas gabah di bulan Oktober 2003 agak memburuk karena 50,68 persen jumlah transaksi gabah petani, harganya di bawah HPP (hanya 44,14 persen pada September 2003) dan persentase jumlah gabah kualitas rendah naik yaitu dari 4,61 persen pada September menjadi 6,22 persen pada Oktober 2003.
Download PDFPariwisata dan Transportasi Nasional Bulan September 2003
2003-11-03
"Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia melalui 13 pintu masuk pada bulan September 2003 mencapai 346,2 ribu orang, atau turun 5,98 persen dibanding jumlah wisman bulan Agustus 2003 sebesar 368,2 ribu orang. Jumlah wisman yang datang ke Bali pada bulan September 2003 juga mengalami penurunan dari 121,2 ribu orang menjadi 112,2 ribu orang, atau turun 7,42 persen. Jumlah penumpang kereta api bulan September 2003 mencapai 12,9 juta orang, atau naik tipis 0,53 persen dibanding bulan Agustus 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 1,48 juta ton, atau turun 6,91 persen. Selama Januari-September 2003, jumlah penumpang mencapai 113,0 juta orang dan barang 12,1 juta ton, atau masing-masing menurun 15,80 persen dan 7,28 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Jumlah penumpang untuk pelayaran dalam negeri bulan September 2003 mencapai 1,09 juta orang, yang berarti turun 15,86 persen dibanding bulan Agustus 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 15,19 juta ton atau naik 4,75 persen. Selama Januari-September 2003 jumlah penumpang mencapai 10,56 juta orang atau turun 13,99 persen, sedangkan barang mencapai 125,70 juta ton atau naik 11,03 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Jumlah penumpang angkutan udara tujuan luar negeri (internasional) bulan September 2003 mencapai 385,0 ribu orang, yang berarti turun 4,58 persen dibanding bulan Agustus 2003, sedangkan penumpang domestik mencapai 1,46 juta orang atau naik 5,49 persen. Selama Januari-September 2003 jumlah penumpang internasional mencapai 3,09 juta orang (turun 16,08 persen) dan penumpang domestik mencapai 12,89 juta orang (naik 51,75 persen). "
Download PDFNilai Ekspor-Impor Bulan September 2003
2003-11-03
"Nilai ekspor Indonesia bulan September 2003 kembali menembus angka US$ 5 milyar, tepatnya US$ 5,05 milyar atau 1,52 persen dari ekspor bulan lalu yang hanya mencapai US$ 4,97 milyar. Secara kumulatif Januari September 2003 ekspor meningkat 7,49 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Ekspor Non-Migas bulan September 2003 mencapai US$ 3,89 milyar atau naik 4,54 persen terhadap bulan sebelumnya, dan secara kumulatif Januari - September 2003 meningkat 4,41 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Nilai impor Indonesia bulan September 2003 mencapai US$ 2,79 milyar, atau meningkat 2,89 persen dibanding impor bulan lalu sebesar US$ 2,72 milyar, sedangkan selama JanuariSeptember 2003 nilai impor mencapai US$ 24,14 milyar atau meningkat 8,33 persen dibanding impor periode yang sama tahun 2002 sebesar US$ 22,28 milyar. Impor non migas bulan September 2003 mencapai US$ 2,12 milyar atau meningkat 6,10 persen dibanding bulan Agustus 2003, sedangkan selama Januari-September 2003 mencapai US$ 18,47 milyar atau meningkat 4,34 persen. "
Download PDFTerjadi Inflasi 0,55 % Pada Bulan Oktober 2003
2003-11-03
"Pada bulan Oktober 2003 terjadi inflasi 0,55 persen. Dari 43 kota IHK tercatat 39 kota mengalami inflasi, dan 4 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Padang sebesar 1,82 persen, dan inflasi terendah di Bengkulu 0,02 persen. Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Palu sebesar 0,73 persen dan deflasi terkecil di Manado 0,02 persen. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga pada semua kelompok barang dan jasa masing-masing sebagai berikut : kelompok bahan makanan naik sebesar 1,78 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 0,03 persen, kelompok perumahan 0,30 persen, kelompok sandang 0,25 persen, kelompok kesehatan 0,30 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,13 persen, dan kelompok transpor & komunikasi 0,03 persen. Laju inflasi tahun kalender (Januari-Oktober) 2003 sebesar 3,05 persen, sedangkan inflasi year on year (Oktober 2003 terhadap Oktober 2002) sebesar 6,22 persen. "
Download PDFNTP Nasional Bulan Agustus 2003 Naik 1,35%
2003-11-03
"Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2003 secara nasional naik 1,35 persen, yaitu dari 113,72 menjadi 115,26. Hal ini disebabkan petani tanaman pangan dan tanaman perkebunan rakyat mampu menjual hasil produksinya 1,96 persen lebih tinggi dibanding harga bulan Juli 2003, sedangkan harga rata-rata barang dan jasa untuk konsumsi rumahtangga pedesaan maupun keperluan produksi pertanian di Indonesia hanya naik 0,60 persen. Dari 16 propinsi yang diamati selama bulan Agustus 2003, Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Jawa Tengah (3,39 persen), karena harga cabe merah naik 23,59 persen, sedangkan penurunan terbesar di Jawa Timur (minus 5,44 persen) karena harga tembakau rajangan turun 32,32 persen. Naiknya sebagian besar harga komoditi pertanian selama setahun terakhir menyebabkan NTP Agustus 2003 naik 5,66 persen terhadap Agustus 2002. "
Download PDFPerkiraan Produksi Padi Tahun 2003 (Ramalan III) Sebesar 51,85 Juta Ton
2003-10-16
"Perkiraan produksi padi tahun 2003 (Ramalan III) sebesar 51,85 juta ton gabah kering giling atau naik 0,70 persen jika dibandingkan dengan produksi tahun 2002. Produksi jagung tahun 2003 (Ramalan III) diperkirakan sebesar 10,82 juta ton pipilan kering atau naik 12,08 persen dibandingkan tahun 2002. Sedangkan produksi kedelai diperkirakan sebesar 0,68 juta ton biji kering atau naik sebesar 0,66 persen dibandingkan dengan produksi tahun 2002. Kenaikan produksi padi, jagung dan kedelai tahun 2003 disebabkan oleh naiknya produktivitas. Kenaikan produktivitas tahun 2003 diperkirakan terjadi karena adanya program Peningkatan Mutu Intensifikasi (PMI) dalam bentuk bantuan benih dan pupuk berimbang. "
Download PDFHarga Produsen Gabah Bulan September 2003
2003-10-01
"Berdasarkan 521 observasi gabah di 12 propinsi pada September 2003, harga gabah terendah ditingkat petani adalah Rp.850,00/kg dijumpai di Sulawesi Selatan (IR-66, kualitas GKP). Sedangkan harga tertinggi sebesar Rp.1700,00/kg di Jambi (Lokal, kualitas GKG), dan di Jawa Tengah (IR-64, kualitas GKS). Dibanding Agustus 2003, harga GKS naik 3,42 persen; GKP naik 0,38 persen; dan gabah kualitas rendah naik 0,36 persen. Namun harga GKG turun 1,26 persen. Selama September 2003 ditemui 44,14 persen harga gabah ditingkat petani yang di bawah HPP, berarti membaik dibanding Agustus 2003 yang sebanyak 54,94 persen. Kualitas gabah juga membaik karena persentase gabah petani yang berkualitas rendah turun, yaitu dari 10,91 % pada Agustus menjadi 4,61 % pada September 2003. "
Download PDFNTP Nasional Bulan Juli 2003 Turun 3,09%
2003-10-01
"Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2003 secara nasional turun 3,09 persen, yaitu dari 117,34 (Juni 2003) menjadi 113,72 (Juli 2003). Penurunan relatif kesejahteraan petani ini disebabkan petani hanya mampu menjual hasil produksinya dengan harga 3,25 persen lebih rendah dibanding harga bulan Juni 2003, sementara harga rata-rata barang dan jasa untuk konsumsi rumahtangga pertanian dan keperluan produksi pertanian hanya turun 0,17 persen. Dari 17 propinsi yang diamati selama bulan Juli 2003, Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Kalimantan Barat (2,85 persen), karena harga jeruk siam naik 16,67 persen, sedangkan penurunan terbesar di Jawa Timur (minus 10,03 persen) karena turunnya harga tembakau (minus 25 persen). Naiknya sebagian besar harga komoditi pertanian selama setahun terakhir menyebabkan NTP Juli 2003 naik 3,41 persen (year-on-year) terhadap Juli 2002. "
Download PDFPariwisata dan Transportasi Nasional Bulan Agustus 2003
2003-10-01
"Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Indonesia melalui 13 pintu masuk pada bulan Agustus 2003 mencapai 368,2 ribu orang, atau naik tipis 0,89 persen dibanding jumlah wisman bulan Juli 2003 sebesar 365,0 ribu orang. Jumlah wisman yang datang ke Bali pada bulan Agustus 2003 ini juga mengalami kenaikan dari 117,6 ribu orang menjadi 121,2 ribu orang, atau naik 3,07 persen. Jumlah penumpang kereta api bulan Agustus 2003 mencapai 12,8 juta orang, yang berarti turun 8,14 persen dibanding bulan Juli 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 1,59 juta ton, atau naik 17,83 persen. Selama Januari-Agustus 2003, jumlah penumpang mencapai 100,1 juta orang dan barang 10,6 juta ton, atau masing-masing menurun 16,66 persen dan 8,18 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. Jumlah penumpang untuk pelayaran dalam negeri bulan Agustus 2003 mencapai 1,29 juta orang, yang berarti naik 5,43 persen dibanding bulan Juli 2003, sedangkan angkutan barang mencapai 14,50 juta ton atau naik 7,89 persen. Selama Januari-Agustus 2003 jumlah penumpang mencapai 9,47 juta orang atau turun 13,74 persen, sedangkan barang mencapai 110,54 juta ton atau naik 10,84 persen dibanding periode yang sama tahun 2002. "
Download PDF